The present research was conducted to: (1) identify types of figurative speech as irony and sarcasm in the novel entitled The Return of Sherlock Holmes and its translation in Bahasa Indonesia, (2) identify translation techniques used when translating the irony and sarcasm, (3) find out the translation shifts appearing as effects of the application of the translation techniques, and (4) find
Pada pukul satu hujan turun, dan aku bertemu Harry Murcher. Dia bertugas di kawasan Holland Grove dan kami bercakap-cakap di sudut Henrietta Street. Mungkin sekitar pukul dua, kuputuskan untuk berkeliling dan melihat situasi di Brixton Road. Tempat itu sangat kotor dan sunyi.
1.1.3 Bab III – Misteri di Lauriston Gardens. Kuakui bahwa aku sangat terkejut mendapatkan bukti baru akan kepraktisan teori-teori Sherlock Holmes. Respekku terhadap kemampuan menganalisisnya meningkat pesat. Tapi aku masih merasa curiga kalau seluruh kejadian ini merupakan rekayasa belaka, sengaja direncanakan untuk membuatku kagum.ZEjNQOD.